Home » Kolom » Cahyadi: Kader Harus Kader

Cahyadi: Kader Harus Kader

cahyadi takariawanSiang itu (Senin, 10/12/2012) sekumpulan orang berkumpul di Rumah Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq di Singosari Kabupaten Malang. Mereka duduk melingkar takzim menyimak penjelasan seorang pria paro baya yang berada di tengah-tengah lingkaran. Sesekali pria itu melucu, yang disambut gelak-tawa orang-orang disekitarnya. Di lain kesempatan, ia bercerita tentang keseharian yang membuat hening suasana, tapi tetap hangat.
Orang-orang yang berkumpul itu adalah Pengurus PKS Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Mereka adalah pengurus teras yang berasal dari bermacam daerah di Malang Raya. Adalah M.Chaerul Kamilin, perwakilan DPW PKS Jawa Timur untuk Malang Raya yang membuat mereka hadir di forum yang indah itu serta kharisma Pria yang hadir menjadi pengikat tersendiri.
Pria itu adalah Cahyadi Takariawan yang akrab dipanggil Pak Cah, seorang pendahulu PKS yang ikut merasakan pahit-getirnya perjuangan ketika PKS dahulu masih bernama PK (Partai Keadilan). “Ketika kita mendirikan PK, tidak ada gambaran bagaimana kita akan mengelola negara ini (sebagai menteri.red), tetapi kemudian kita diberi amanah itu,” pungkas Pak Cah. “Demikian juga bagi teman-teman di Kota Malang yang hendak menghadapi Pilkada, bersemangatlah dan lipatgandakan performa kader, karena kita tidak tahu takdir apa yang akan kita hadapi kedepan,” lanjut anggota Majelis Syuro PKS ini.
Pak Cah juga mengingatkan bahwa perjuangan pemenangan (pilkada.red) harus berbanding lurus dengan peningkatan produktifitas kader, “Kader harus menjadi kader, yaitu yang bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, tetangganya, RT-nya, RW-nya bahkan Kotanya. Karena di PKS mesin utama kita adalah Kader.

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Kami Nasrani, Boleh Kami Minta Bantuan Disini?

Palu, 9 Oktober 2018 – Dua orang perempuan separuh baya mendatangi Posko Bantuan PKS yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.