Home » Berita Ngalam » Aksi #SaveEgypt Malang Raya “Serang” Bundaran Tugu

Aksi #SaveEgypt Malang Raya “Serang” Bundaran Tugu

save egyptMomentum Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 dimanfaatkan betul oleh segenap lapisan elemen masyarakat Malang Raya untuk menggelar aksi solidaritas peduli Mesir pada hari Ahad (18/08/13) di Alun-alun Kota Malang.

Aksi yang diselenggarakan oleh Aliansi Kemanusiaan Peduli Mesir Malang Raya ini diikuti oleh masyarakat, ormas dan lembaga sosial di Malang Raya bahkan ada juga peserta aksi yang berasal dari luar Malang.

Kurang lebih seribu orang berkumpul memadati Jalan Merdeka Barat Alun-alun Kota Malang meneriakan yel-yel anti kudeta militer Mesir. Mereka menyerukan peristiwa pembantaian rakyat Mesir yang dilakukan oleh militer pimpinan Jenderal Abdul Fattah As Sisi merupakan kejahatan kemanusiaan yang melanggar hak asasi manusia dan nilai-nilai demokrasi. Dan sudah selayaknya As Sisi diseret ke Mahkamah Internasional untuk dijatuhi sanksi sebagai penjahat kemanusiaan.

Aksi berlanjut dengan longmarch menuju gedung Balai Kota Malang di Jalan Tugu (bundaran). Orasi disampaikan oleh Ustadz DR. Ahmad Djalalludin, MA dari IKADI Kota Malang. Dalam orasinya beliau menyampaikan kondisi memprihatinkan yang terjadi di medan Raba’ah Adawiyah Mesir dan menyerukan kepada seluruh ormas dan aktivis kemanusiaan untuk ikut peduli pada kondisi Mesir saat ini, di akhir orasinya beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti mendoakan agar Allah Swt segera mengakhiri kezaliman yang terjadi disana.

Dalam aksi yang berlangsung selama tiga jam itu terkumpul donasi lebih dari dua puluh lima juta rupiah. Bahkan salah seorang peserta rela menyumbangkan satu cincin emasnya. Memasuki waktu Dzuhur, aksi ditutup dengan pernyataan sikap seluruh ormas dan lembaga yang tergabung dilanjutkan dengan doa.

Pernyataan Sikap Aliansi Kemanusiaan Peduli Mesir Malang Raya terhadap situasi dan kondisi Mesir terkini:

1. Mengutuk keras Kudeta Militer yang telah dilakukan terhadap Pemerintahan Mesir yang Sah yang dipilih melalui proses demokrasi dan sesuai konstitusi. Kehidupan Demokrasi yang damai tidak layak dikotori dengan campur tangan militer, sehingga meciptakan kondisi negara yang kacau dan anarkhis.

2. Mengutuk keras tindakan represif dan pembunuhan yang dilakukan oleh Rezim Militer Mesir kepada peserta aksi Demonstrasi damai di Rabi’ah al Adawiyah Square Mesir. Pembunuhan terhadap ribuan rakyat Mesir tersebut begitu melukai hati nurani kita sebagai manusia dan merupakan pelanggaran berat terhadap nilai-nilai Hak Asasi Manusia.

3. Menyerukan kepada Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengusut tuntas kejahatan kemanusiaan yang telah dilakukan oleh Rezim Militer Mesir tersebut dan menetapkan Jenderal As Sisi beserta semua pihak yang terlibat dalam aksi pembunuhan ini sebagai Penjahat Kemanusiaan.

4. Menyerukan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk berperan aktif sebagai mediator konflik yang terjadi di Mesir. Bahkan, jika perlu menarik Duta Besar Indonesia dari Mesir sebagai bentuk protes atas diciderainya kehidupan Demokratis Mesir oleh Rezim Militer.

5. Mengajak kepada seluruh kaum Muslimin untuk memberikan bantuan baik moril maupun materiil kepada saudara-saudara kita di Mesir. Mari perbanyak do’a dan qunut nazilah di setiap shalat-shalat kita agar Allah Swt menganugerahkan kesyahidan bagi mereka yang gugur serta memberikan kesabaran dan keistiqomahan bagi mereka yang masih bertahan dalam perjuangannya.

Sumber: http://news.fimadani.com/read/2013/08/19/aksi-saveegypt-malang-raya-serang-bundaran-tugu/

 

Print Friendly, PDF & Email

Check Also

Data Masuk 90%, Ini Urutan Perolehan Kursi untuk DPR RI di Malang Raya

Malang, 24 April 2019 – Ketua Daerah Dakwah (DD) Malang Raya PKS Muhammad Chaerul K ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.